KH. Syakur Yasin seorang mubaligh di Indramayu, sekaligus sebagai pengasuh pondok pesantren Cadangpinggan Indramayu. Mubaligh yang disapa Buya Syakur ini menjadi tokoh masyarakat yang sangat dipercaya, Buya Syakur juga tercatat dalam sejarah menjadi cendekiawan Muslim karena pemikirannya. Penelitian ini berlokasi di Pondok Pesantren Cadangpinggan Kecamatan Sukagumiwang Kabupaten Indramayu. Langkah-langkah penelitian 1. Menentukan sumber data primer yakni a) KH. Buya Syakur Yasin b) Santri/Murid c) Kapala Pondok d) Tulisan-tulisan beliau tentang pendidikan tasawuf 2. Sumber Sekunder a) Jamaah b) Masyarakat Farach Nur Fauziyah, - (2023) PERKEMBANGAN PONDOK PESANTREN CADANGPINGGAN KECAMATAN SUKAGUMIWANG KABUPATEN INDRAMAYU PADA MASA KH. ABDUL SYAKUR YASIN TAHUN 1996-2019. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia. Fifi NUrmaulidiya, - (2023) PERKEMBANGAN PONDOK PESANTREN KANZUL ULUM KELURAHAN KARYAMULYA KOTA CIREBON TAHUN 2002-2021. Menurut Kiai Muhyiddin, Buya Syakur -sapaan pengasuh Pondok Pesantren Cadangpinggan, Indramayu itu- seakan mengutamakan akal dan logika saja dalam menafsirkan ayat dan hadis Rasulullah. "Tanpa disadari bahwa ia telah terjebak dalam irama para dedengkot sekularis dunia baik dari Barat atau Timur," kata mantan Waketum MUI itu. Dịch Vụ Hỗ Trợ Vay Tiền Nhanh 1s.

pondok pesantren cadangpinggan indramayu